
Bagaimana cara menunjukkan kualitas sebuah produk? Pabrikan otomotif sudah lama mempunyai laboratorium yang pas: arena balap. Di ajang adu kebut itu, tidak hanya produk kendaraan – roda dua dan empat, yang adu digdaya.
Jagad roda empat mempunyai gelaran adu mobil purwarupa F1 atau Rally Dakkar, demikian pula dengan motor di arena MotoGP atau Superbike. Di ajang itu aksesoris balap pun ikut perang tanding. Dari helm, glove, leavery, hingga boots. Standar kualitas, kenyamanan, dan keamanan tentu jauh lebih tinggi dibanding perlengkapan untuk harian.

Henry Tedjakusuma, Direktur Pemasaran TKI dan para pembalap Indonesia.
Adu kualitas di lintasan balap itulah yang belakangan ini menjadi perhatian PT Tara Kusuma Indah (TKI), produsen helm lokal merek KYT, INK, dan MDS. Dua produknya, KYT dan MDS, dipercaya para pembalap lokal sebagai peranti pengaman kepala. Ada pembalap underbone, motorcoross, maupun supersport yang antara lain diwakili Harlan Fadilallah, M Fadli, Sudarmono, Farhan Hendro, dan Denny Orlando.

Salah satu pembalap yang sempat merasakan perlindungan helm KYT dari benturan di ajang balap adalah Harlan Fadillah. Pembalap dari kubu Petronas Sprinta Yamaha Indonesia itu terjatuh kala mengikuti balap Supersport di Malaysia, Mei silam.
Menurut penunggang Yamaha R6, itu, dia jatuh saat kecepatan tinggi. “Lebih dari seratus kilometer per jam,” kata dia usai perkenalan helm KYT double visor, di Pisa Café, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis.
Sambil tersenyum-senyum pembalap muda itu menunjukkan sejumlah “cedera” di helmnya. Paling parah adalah “luka” di bagian samping belakang helm. Pada bagian itu terkikis lebar dengan kedalaman sekitar 1 milimeter.
Helm yang digunakan Harlan serupa dengan tipe KYT C4Tech yang dijual bebas di pasaran. Menurut Henry Tedjakusuma Direktur Pemasaran PT TKI, C4TECH memang didesain untuk balap. Harga pasarnya Rp 995 ribu. “Kepala jauh lebih berharga dari harga helm yang mahal sekalipun,” kata Henry di acara yang sama. Henry juga menegaskan jika produk helm TKI sudah memiliki akreditasi SNI 2007, DOT (Departemen Transportasi AS, No Seri FMVSS218), dan standar Eropa EC2205/E2205.
Harga KYT C4TECH yang satu juta kurang goceng itu, dalam kasus Harlan, memang sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Di masa depan TKI harus terus berusaha keras menguatkan citra helm lokal dengan kualitas global. Itu karena di pasaran persaingan helm (terutama lokal) demikian sengit. Selain TKI ada PT Danapersadaraya Motor Industry (DMI), produsen helm lokal merekl NHK, GM, VOG, MAZ dan MIX.

Sementara harga helm luar seperti KBC dan Sparx yang namanya sudah kondang pun terhitung terjangkau konsumen. Nah, konsumen yang mau mengeluarkan uang beberapa ratus ribu sepertinya akan menengok ke helm KBC Tribal atau KBC Beast yang dipasarkan Rp 1,4 juta – Rp 1,5 juta. Bagaimana dengan Anda?





2 Juli 2009 pukul 7:10 pm |
Kalo helm yg satu paket ama pembelian motor itu produksi mana ya bro? Contohnya helm bawaan Jupiter MX atau Vixion. Kira2 itu dah memenuhi standar keselamatan blm?
2 Juli 2009 pukul 7:35 pm |
@Icag
kalo di belakang helmnya sih udah ada poster DOT tapi kurang tahu juga yah terdaftar di DOT apa gak tuh helm full face yamaha…..
4 Juli 2009 pukul 12:59 am |
Stiker DOT udah byk yg malsuin lho..
4 Juli 2009 pukul 12:59 am |
Stiker DOT udah byk yg dipalsuin lho..
4 Juli 2009 pukul 8:07 pm |
helm,
tempat penitipan helm masih diragukan keamanannya…..
4 Juli 2009 pukul 8:09 pm |
kok mahal yah ??
5 Juli 2009 pukul 12:59 pm |
@ javanese
bro, masih lebih mahal kepala kok bro..
6 Juli 2009 pukul 4:38 pm |
Tetep … KBC hehehe
8 Juli 2009 pukul 9:45 pm |
Saatnya Produk2 negeri kita untuk mulai bisa dipercaya karena kualitas, bukan karena kuantitas seperti produk2 negeri tirai bamboo alias China sono,semoga produk lokal kualitasnya terus membaik dan mebaik lagi di masa depan. Hidup INDONESIA !!!!
9 Juli 2009 pukul 8:04 pm |
tetep INK fusion yang keren dan harganya masih terjangkau. KYT troy dan V2r juga bagus. sekarang saatnya helm keren nan mahal jadi tren dan fashion.
25 Juli 2009 pukul 6:12 am |
lagi rame tentang SNI. kalo DOT bakal ditilang gak ya?
30 Juli 2009 pukul 6:16 pm |
lucunya, kalo SNI tidak lolos kualifikasi DOT, sementara helm DOT tidak punya SNI gimana?
btw, baca di Kontan, produsen KYT Ink dan MDS adalah satu-satunya pabrik helm di indonesia yang melakuakn ekspor helm.
boleh juga nih, pantas harganya agak premium
9 Agustus 2009 pukul 2:57 am |
btw ada yg punya contact person or situs helm KYT ?
kemarin baru beli KYT Troy tp ko bagian dalemnya beda yah ama punya temen padahal sama sama KYT Troy juga takutnya nih helm palsu soalnya di dus ama buku manualnya ga tercantum contact person or situsnya
18 Agustus 2009 pukul 1:24 pm |
Bro ada yang tau harga KYT Seri Runner 2 g, keren tuh bro modelnya,harganya berapaannya ? Di OTISTA ada g yaa?? Please infonya ya Bro..
27 Agustus 2009 pukul 10:25 am |
Di bonjer 3 ada tuh bro, kalau gak salah gw liatnya di toko Century.. emang keren sih, didisplay paling depan sama tokonya..