(DIY) : Bongkar – Pasang Injektor Vixion


Kegamangan menyergap saya. Mindset selama ini adalah sistem injeksi itu teknologi tinggi dan bla..bla…bla….

Sebelum servis DIY, pastikan peralatan yang tersedia mendukung aktivitas.

Sebelum servis DIY, pastikan peralatan yang tersedia mendukung mbengkel DIY.

Empat puluh delapan jam sebelum sirine peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia berkumandang, kerepotan itu datang. Mesin motor saya mati total.

Jika sudah begini, sesuai prinsip mesin bakar, ada tiga kemungkinan yang terjadi: bahan bakar tersumbat, pengapian mejen, dan udara mampet.

Karena motor saya injeksi keluaran 2009, maka yang termudah dahulu yang dilakukan: cek apakah indikator mesin di speedometer berkedip? Indikator mesin terlihat normal, tak ada indikasi berkedip yang menandakan ada bagian-bagian tertentu yang tidak normal.

Artinya, ini hanya masalah mekanis, bukan elektrik. Atau bisa jadi, ada bagian mesin yang tidak ada sensornya. The show must go on. Saya harus ambil resiko untuk Do it Your Self (DIY). Seperti pepatah kuno yang menuliskan: keingintahuan merupakan pembuka ilmu pengetahuan.

Buka BH, eh tangki, membuka pengetahuan :)

Buka BH, eh tangki, membuka pengetahuan🙂

Sesuai prinsip mesin bakar di atas, maka saya pun cek aliran udara via saringan udara. Buka tangki, buka kotak saringan, cek daleman, ternyata tak ada hambatan angin, kotoran, atau benda asing yang menyumpal alur udara.

Langkah ke dua: cek aliran bahan bakar. Ini agak sulit dan perlu kehati-hatian karena aliran bahan bakar berasal dari pompa elektrik bertekanan tinggi. Pastikan kondisi lingkungan sekitar aman dan sirkulasi udara lancar.

Copot selang bensin yang menempel di throttle body, ternyata bensinnya tidak muncrat. Saya curiga saringan fuel pump (pompa bensin) kotor. Cek dengan hidupkan mesin sejenak – bisa dengan tombol starter elektrik atau engkol kaki, alirannya hanya mancur sedikit. Crit…crit….:mrgreen:

Ketelanjangan akan membuka nalurimu sepenuhnya :)

Ketelanjangan akan membuka nalurimu sepenuhnya🙂

Lanjut buka pompa bensin menggunakan kunci L. Tarik perlahan dari bawah tangki. Ternyata saringan pompa hitam pekat. Kumpulan kotoran bahan bakar sejak lebih dari 5 tahun lalu, dan seingat saya, tak pernah dibersihkan.

Memang, saringan pompa bensin ini modelnya menyatu dengan unit pompa. Jadi jika rusak harus beli sepaket, yang di web suku cadang Yamaha Indonesia harganya Rp 600 ribuan😦

Saringan bensin yang menghitam seperti hatimu yang penuh prasangka buruk

Saringan bensin yang menghitam seperti hatimu yang penuh prasangka buruk😉

Saringan saya bersihkan dengan carburator – injector cleaner. Sambil saya buka bagian-bagian yang bisa dilepas agar tuntas membersihkannya.

wpid-p_20150817_113706_1_p.jpg

Mengajilah dengan carburator-injector cleaner agar nuranimu bersih

Mengajilah dengan carburator-injector cleaner agar nuranimu bersih dan suci🙂

Oiya, sekalian saya cek tangki motor – baru saya ganti 6 bulan lalu dengan tangki ori, ternyata ada ‘kubangan’ air di dalam tangki. Untuk mengeluarkannya, saya gunakan gombal mukiyo bersih untuk menyerap air dan sisa-sisa bensin di dalamnya.

Gombal mukiyo yang bersih, lebih berguna untuk menyerap air tak berguna, dibanding pakaian bersih yang hanya kau pamerkan semata ~ riwayat ustad Edo Al-Munjuli

Gombal mukiyo yang bersih, lebih berguna untuk menyerap air tak berguna, dibanding pakaian bersih yang hanya kau pamerkan semata ~ riwayat ustad Edo Al-Munjuli:mrgreen:

Usai memasang pompa seperti semula, lalu dites alirannya dengan mengengkol. Syukurlah aliran dan tekanan kembali normal crooot…crooot…:mrgreen:

Pasang selang bensin kembali ke throttle body. Nyalakan mesin. Tetap tak mau hidup. Saya curiga, kotoran halus sudah menutup lubang mikro di injektor. Kegamangan menyergap saya. Mindset selama ini adalah sistem injeksi itu teknologi tinggi dan bla..bla…bla…

Sempat kontak beberapa bengkel resmi yang di dekat rumah. Siapa tahu ada yang berbaik hati bisa ke rumah untuk sekadar ngecek kondisi motor atau mungkin mendereknya ke bengkel mereka. Tapi semuanya mengatakan tak bisa dengan beragam alasan.

Kontak dengan seorang montir mobil-motor injeksi yang saya temukan di Kaskus, dan kebetulan rumahnya berjarak tak lebih dari 4 kilometer. Ternyata si bapak ini terbiasa menangani motor injeksi kapasitas besar seperti CBR600, GSX1000, Goldwing, dan sejenisnya. Berhubung jaraknya dekat si bapak bersedia ke rumah esok harinya, karena dia sedang menyervis sebuah mobil.

Saya putuskan untuk tidak menggunakan jasanya. Selain waktunya terlalu lama, lalu saya harus bayar berapa nantinya, juga rasa ingin tahu yang bergelora untuk menuntaskan teka-teki Robohnya Injektor Kami ini🙂

Mendadak saya teringat dengan kawan saya, Mas Imam Budiharjo, blogger di bengkelsepedamotor.com. Mas Imam ini ilmunya banyak, pernah bekerja di 3 merek sepeda motor terkemuka: Yamaha, Harley-Davidson, dan sekarang di Triumph.

Karena pekerjaannya itu, dia sempat berkeliling di sejumlah negara seperti; Jepang, Singapore, Malaysia, Brunei, Amerika, dan New Zealand.

Lagi pula orangnya ramah, rendah hati, informatif, dan yang terpenting: SABAR🙂 Maka saya kontak dia melalui Whatsapp apakah ada waktu untuk sharing soal injeksi yang eror.

Gayung bersambut. Mas Imam bersedia dan langkah demi langkah memandu saya untuk melepas, membersihkan, menyetrum injektor, mengetes semprotan injektor, dan memasangnya kembali.

Sebentar…ehmm…menyetrum injektor? Ya! Gunanya, kata Mas Imam, untuk membuka lubang-lubang mikro di dalam injektor. Menyetrum dengan menggunakan aki yang listriknya dihubungkan dengan kabel ke 2 buah colokan di injektor. Setelah bunyi ‘klik’ lalu semprotkan injector cleaner dari arah depan injektor. Begitu berulang-ulang.

Menyetrum injektor, membangkitakn gairah kemerdekaan Indonesia Raya yang mandiri dan berdaulat

Menyetrum injektor, membangkitkan gairah kemerdekaan Indonesia Raya yang mandiri dan berdaulat🙂

Teknik itu berhasil melarutkan kotoran-kotoran mikro yang ada di dalam injektor (lupa saya foto hehehe…). Tunggu beberapa menit, lalu semprot lagi dari belakang dan depan.

Selanjutnya, tes semprotan injektor. Rakit kembali injektor berikut selang bensin dan kabel-kabel elektriknya. Tapi jangan dipasang di throttle body agar kita bisa tahu seberapa kuat semburan ‘kabut’ bensin yang keluar dari injektor.

Hasilnya memang berbeda jauh, ketika injektor belum dibersihkan dan sesudah dibersihkan. Semprotan ‘kabut’ bensin ketika mesin dihidupkan lebih banyak dan pekat.

Injektor sebelum disetrum:

Injektor usai disetrum:

Video setrum injektor DIY:

Pasang kembali injektor ke throttle body, sambungkan selang bensin dan kabel elektrik, cek penempatan seperti semula, kembalikan posisi tanki, dan berdoa: bismillah.

Voila! Mesin pun menyala sempurna. Cek indikator mesin di speedometer tak ada yang berkedip. Berarti mesin dan setelan yang ada sensornya tak ada yang eror. Alhamdulillah.

Saya kabarkan ke Mas Imam bahwa mesin sudah bisa hidup. Dirinya berpesan, untuk menuntaskan pembersihan injektor, gunakan Shell V-Power untuk beberapa lama. OK. Gak masalah. Toh hanya naik tingkat ke RON 95, karena selama ini saya menggunakan Shell RON 92.

“Kalau pakai Pertamax Plus gimana mas?,” tanya saya iseng. Mas Imam menjawab,” Saya *** ******* ***** *********.” Setuju mas hahaha.

Pelajaran yang bisa dipetik: lampaui kegamangan dan rasa takutmu. Siapa tahu itu akan membuka pintu-pintu ilmu buatmu.

#Catatan dari tepi kuburan: menepis ketakutan hantu injeksi pada 17 Agustus 2015🙂

22 responses to “(DIY) : Bongkar – Pasang Injektor Vixion

  1. Aja lali lik ……

    Cleaner rodo Haram kena karet karet dalam waktu yg lama

    Soo ojo telat ngangkat …. Ehhh aja kesuwen nyemprot area seal karet nganggo cleaner

    Inga” inga”. Cleaner zat keras. Sekeras anumu.😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s