Banjir Gamitan


Gamitan (mention) = sesuatu atau seseorang yang disentuh atau digamit. (Kateglo: kamus, tesaurus, glosarium Bahasa Indonesia)

image

Semua berawal dari foto yang diunggah @BroArdy di akun Twitternya, sekitar jam tujuh pagi. Foto yang menggambarkan kondisi Jalan Abdullah Syafei, turunan Casablanca – Kampung Melayu yang terendam luapan Sungai Ciliwung.

image

Saya melihat ada yang ‘kurang’ dari cuitan kawan saya itu. Terutama gamitan yang dia colek terhitung kurang luas sebarannya. Bro Ardy hanya menggamit akun @SuaraJkt yang mempunyai pengikut 2.699 orangπŸ™‚

image

Nah, saya berinisiatif me-Retweet (RT), meneruskan twit, dan menggamit akun @TMCPoldaMetro yang mempunyai 1.777.757 penyimak (follower) itu. Tentu dengan harapan semakin banyak info yang berkaitan dengan lokasi banjir di Jakarta diketahui publik.

image

Selesai.
Saya tinggal sabak klasik di tas tangki, berganti sarapan, nyeduh teh, mandi, dan beberes perlengkapan kerja.

image

Ketika saya lirik si sabak, ada ikon Plume di bagian atas, penanda ada gamitan ke Twitter saya. Ketika saya cek. . .

image

Eladalah! Banyak bener gamitan ke akun saya. Rata-rata me-RT akun TMCPoldaMetro dan. . . cuitannya beraneka rupa. Dari yang serius, pasrah, sampai ngobrol gak jelas dengan temannya yang digamit😦

image

Saya sampai nggak enak hati karena Bro Ardy, si penyampai kabar pertama, malah nggak ada gamitannya sama sekali. Mungkin ilang terkena arus banjir:mrgreen:

image

Positifnya sih, info lokasi banjir lebih luas diterima publik – tentu dengan segala konsekuensi si pengirim kabarπŸ™‚

image

Ya sudah, cuitan mereka menjadi penghangat Senin pagi yang basah mendesah ah. . ah. . ah di JakartaπŸ˜€

image

image

Mas bro kapan terakhir mimpi basah?:mrgreen:

Posted from WordPress for Android

19 responses to “Banjir Gamitan

  1. Wong podo lali… musibah kuwi selain soko sebab kauni yo iso soko sebab syar’i….

    Sebab kauni : Alam gak dijogo, kali reged tur kemproh, resapan podo ilang lan liyo-liyane…

    Sebab syar’i lebih sering dilalekno karo wong Indonesia…sing ngaku-ngaku umat beragama… tapi syirik gak dilalekno… nekani dukun…awal taun nekakno peramal diundang ndek tivi, patung manuk disembah, kelahiran janus, dewa matahari, dewane wong yunani dimeriahke… kumkuman watu disanjung-sanjung, telek kebo diambung-ambung, keris melungkung disarungi, kuburan wong mati disembah-sembah. Sing paling parah…sing ngelakoni malah poro pejabat, toko masyarakat, tokoh agama… sing ngaku wong pinter, alim, taat….jare nggawe melestarikan budaya bangsa… pretttt….

    Yo’opo awak ndewek arep lolos soko adzab ?? Alam wis dijur, dijarah… sing nggawe urip yo disekutukan… tobattttt…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s