GPSed: Merekam Perjalanan via Ponsel GPS


Akhirnya ketemu juga, software tracking gratisan untuk ponsel yang sudah dilengkapi GPS internal yaitu GPSed. Software ini cocok untuk ponsel pintar semacam BlackBerry, iPhone, maupun ponsel dengan platform Windows Mobile, Symbian, bahkan Java! Ini yang menarik soalnya, ponsel saya, Sony Ericsson Aino, hanya menggotong mesin Java :-D.

OK, unduh dulu GPSed melalui over-the-air (OTA), alias langsung via ponsel dengan masuk ke wap.gpsed.com. Instal dan software langsung dapat digunakan. Pengembangnya menyediakan penyimpanan data tracking online. Pengguna harus mendaftar dulu di situsnya. Gratis.

Jadi usai merekam perjalanan turing misalnya, langsung dapat diunggah ke web. Atau data dapat disimpan dahulu di kartu memori ponsel untuk selanjutnya diunggah melalui PC/laptop.

Bagaimana dengan konsumsi baterainya? Kebetulan saya sempat melakukan test kecil-kecilan waktu perjalanan pulang ke rumah. Baterai ponsel menunjukkan 75 persen. Perjalanan butuh waktu 1 jam 20 menit. Ketika dicek, baterai ponsel tingga 44 persen. Saya tak tahu apakah itu termasuk irit, biasa, atau boros. 😀

Dibawah ini saya sertakan skrinsyut perjalanan saya dari tempat mburuh ke rumah. Bagaimana? Tertarik mengunduhnya? 😀

Ternyata kecepatan maksimal hanya 66,9 km/jam

Sementara kecepatan rata-rata 30,8 km/jam.

Benar-benar alonrider :mrgreen:

Iklan

36 responses to “GPSed: Merekam Perjalanan via Ponsel GPS

  1. Mas,,punya serial numbernya Ъќ>:/ mas?aq minta bs jd fullversion.
    Balas di E-mail ya mas,,chokiaan@gmail.com
    º;)(y) º° ♏:)ª:)K:)ª:)§:)Ǐ:)♓ °º banyak mas.

  2. mas nadi. gimana ketika nge-lock GPS nya? apakah lama…

    trus akurat lah? garmin XT yang saya pake di N5800 terkadang tidak terlalu akurat (meleset sekitar 10-50 meter dari spot kita ngelock.

    menurut saya jika penggunaan baterai yang mas nadi utarakan di atas itu termasuk boros mas.
    saya memakai GPS terpandu dari N5800 dari baturaja melewati palembang, lampung, dan hingga nyeberang pake feri ke jawa masih ada sisa batrenya (dua garis, lalu ngecass lagi/batre saya kapasitasnya 1320 mAH) 😯
    ————
    dan satu lagi mas tips bikin batre hemat:
    gunakan profil offline jika sedang melakukan perjalanan jauh apalagi jika pake GPS, kenapa?

    karena jika kita berjalan cepat dengan kendaraan sim card kita akan terus melakukan pencarian sinyal yang berpindah antar BTS (inilah yg bikin boros), ini tidak terjadi jika statis di satu BTS.
    inilah alasan yang banyak tidak diketahui oleh orang yang bingung jika melakukan perjalanan jauh batre lebih cepat habis dengan sedikit frekuensi pemakaian, ketimbang statis dirumah dengan frekuensi pemakaian normal:p

    semoga berguna :mrgreen:

    • Karena bukan untuk militer, akurasinya memang tak tepat 100 persen. Yang penting ada panduan biar gak sesat. 😀 Kecuali pakai GPS militer, pasti simpangannya sangat minim. Biar kalau ngebom musuh tepat :mrgreen:

      Eh, gimana caranya mode offline itu? Ponselku SE Aino kok nggak ada ya? Adanya malah flightmode.

      Thx infonya mas.

      • mode offline adalah mode yang tidak mengakses jaringan sinyal dari bts mas,

        baik offline dan mode penerbangan itu sama saja menurut saya, sama2 tidak mencari sinyal, saya pernah liat hp teman saya yang punya mode penerbangan dan dia tidak punya mode offline, dan sebaliknya…

        jadi sama saja keduanya, semacam subtitusi laghhhh.

        semoga berguna

  3. mas nadi. gimana ketika nge-lock GPS nya? apakah lama…

    trus akurat lah? garmin XT yang saya pake di N5800 terkadang tidak terlalu akurat (meleset sekitar 10-50 meter dari spot kita ngelock.

    menurut saya jika penggunaan baterai yang mas nadi utarakan di atas itu termasuk boros mas.
    saya memakai GPS terpandu dari N5800 dari baturaja melewati palembang, lampung, dan hingga nyeberang pake feri ke jawa masih ada sisa batrenya (dua garis, lalu ngecass lagi/batre saya kapasitasnya 1320 mAH)
    ————
    dan satu lagi mas tips bikin batre hemat:
    gunakan profil offline jika sedang melakukan perjalanan jauh apalagi jika pake GPS, kenapa?

    karena jika kita berjalan cepat dengan kendaraan sim card kita akan terus melakukan pencarian sinyal yang berpindah antar BTS (inilah yg bikin boros), ini tidak terjadi jika statis di satu BTS.
    inilah alasan yang banyak tidak diketahui oleh orang yang bingung jika melakukan perjalanan jauh batre lebih cepat habis dengan sedikit frekuensi pemakaian, ketimbang statis dirumah dengan frekuensi pemakaian normal.

    semoga berguna

  4. regane piro mas bro sing neng gambar kui
    aku penghobi touring cuman selalu tersesat dikota, kalau di luar kota gak pernah
    kemarin aku tersesat di kota solo, padahal dari jakerta sampek jatim gak pernah tersesat.

  5. diriku pake Garmin Mobile XT
    sudah ada record perjalanannya (tracking) dan hasilnya bisa di liat di Google Earth.. ato di HP langsung..

    dan satu lagi.. Gratis juga.. hehehe.. (gak gratis secara resmi :mrgreen:)

    • Speedo tercatat 5 km/jam lebih cepat. Jadi misalnya speed di speedometer itu 60 km/jam yang terbaca di GPS 55 km/jam. Waktu pakai software Wisepilot sama juga penyimpangannya 5 km/jam. 😀

  6. Ping-balik: Tweets that mention GPSed: Merekam Perjalanan via Ponsel GPS « alonrider -- Topsy.com·

    • Jika sudah diinstal, coba telusuri setingan menu. Ada pilihan GPS filter: low, high, dan off. Akurasi paling tinggi pilih off, namun memakan memori simpan besar dan cenderung boros baterai.
      Saya pilih high saja biar hemat baterai karena backlight saya seting ON terus selama GPS ON. Silakan dioprek kang. Gampang kok. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s