Merawat Kenikmatan


Pelan-pelan saya menyadari, seperti kebaikan, ketamakan pun dapat dipelihara. Bertahun-tahun kemudian, saya baru mengerti, layaknya tanaman yang tumbuh membesar, begitu pula jika merawat rasa rakus. Dia akan membesar tanpa kita sadari.

Seperti haus di padang pasir tak bertepi. Bergalon-galon air yang ditenggak bagaikan setetes embun diujung lidah. Terus dan terus. Tanpa sadar, tangannya meraup kesana kemari, mengisi celengan, yang rasanya tak pernah penuh.

Saya merinding menyadari perubahan itu. Bertahun lalu saya mengenalnya sebagai sosok yang sederhana. Polos. Apa yang dipunyai itulah yang dibutuhkan.

Kini, pribadinya menjadi asing. Saya tak mengenal sifatnya yang dulu. Yang terlihat adalah egois dan ketamakan yang menjadi. Sesuatu yang bukan haknya diambil laksana anak kecil merebut permen. Sesuatu yang bukan miliknya diberi penanda layaknya tuan tanah.

Tanpa rasa malu dia melakukan itu. Persis bintang porno yang menyediakan auratnya untuk ditonton jutaan orang. Bangga meraup kekayaan dengan mengumbar kemaluan.

Apa yang keliru? Apakah dia menanam pohon yang salah? Saya tak tahu.

Sungguh, Allah SWT memang Maha Membolak-balik hati. Pagi beriman, malam keranjingan. Lima tahun lalu lugu, kini menjadi benalu. Dulunya penjual terong kini garong.

Saya hanya terus berdoa, semoga nikmat iman ini selalu dijaga Sang Khalik. Terus bermunajad agar tak keliru memilih pohon. Agar terus bersyukur dengan segala apa yang telah diberikan Allah SWT. Tak terhitung nikmat-nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kami sekeluarga.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”. (Surah Ibrahim: 7)

Iklan

10 responses to “Merawat Kenikmatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s