Mudik Kuliner (4) : Sate Kere, Rasane Ngangeni


sate_kere_doksari_jebres_2009 (4)

Kata sahibul hikayat, sate kere ini, dulu, merupakan lauknya kere (orang miskin). Soal sejarahnya, saya tidak tahu persis, ngubek-ubek mbah google berjam-jam tak menemukan asal mula jenis makanan ini. Mungkin perlu riset mendalam ke para pujangga atau tetua keplek ilat di Kota Solo (wiiiis….kok malah serius?). Okelah, itu bisa dibahas lain waktu jika ada kesempatan.

sate_kere_doksari_jebres_2009

Inti dari sate kere adalah tempe gembus yang dibuat dari ampas kedelai sisa pembuatan tahu. Tempe dan tahu adalah makanan murah asli Indonesia. Apalagi ampasnya, pasti lebih murah to? Mungkin oleh sebab itulah disebut sate kere.

Dulu, saat saya masih kecil, di Solo, sekitar awal 80-an, ada penjual sate kere yang kadang mampir ke rumah. Saat itu, porsi jualannya 90 persen adalah tempe gembus. Sisanya suwiran (Bahasa Jawa: irisan kecil-kecil) daging sapi. Yang paling laku, di masa itu, tentu tempe gembusnya. Lha wong harganya murah sepincuknya.

sate_kere_doksari_jebres_2009 (5)

Mudik Lebaran silam, saya sempatkan mampir ke penjual sate kere di Utara pintu kereta api Ledoksari, Jebres, Solo. Saya tak tahu apakah satenya ini lebih OK atau kurang sip dibanding sate sejenis dagangan Yu Rebi di Penumping, Sriwedari.

Yang jelas rasa tempe gembusnya ngangeni (bikin rindu). Menu sate kere – Bu Kamti pemiliknya menyebut dagangannya sate sapi, ini, terdiri dari lontong, tempe gembus, dan daging jeroan sapi. Setelah dibakar di atas arang kayu, disajikan di atas pincuk (daun pisang), kemudian ditaburi sambel kacang.

sate_kere_doksari_jebres_2009 (6)

sate_kere_doksari_jebres_2009 (7)

sate_kere_doksari_jebres_2009 (3)

sate_kere_doksari_jebres_2009 (2)

Rasanya….. hmmm….gurih-gurih gimana gitu. Terutama tempe gembusnya. Harga seporsi mungkin tidak cocok untuk kaum kere (di Solo) yang sebenarnya. Satu pincuk dijual Rp 15 ribu. Mungkin hanya kere munggah bale (OKB/orang kaya baru) yang dapat nikmat menyantapnya.

4 responses to “Mudik Kuliner (4) : Sate Kere, Rasane Ngangeni

  1. Kere,ki!moso’ nganti 15ewu,mending sate ayame sekalian..eh,pak sampeyan pirso timlo sing sip niku ten pundi pak?es masuk sukoharjo niku nggih?liyane?


    Timlo Sastro, daerah Mbalong, mburi Pasar Gede. Es Masuk Sukoharjo belum sempat update lagi. Wektune mepet, ora iso blusukan neng Sukoharjo.

  2. sate kere yang kehilangan kekereannya…:(
    boleh aq link blog ini di blogq ya de’, aq suka ma laporan jalan2 n makan2, makasih sebelumnya.


    Silakan ditautkan Mbak. Senang bersilaturahmi dengan Anda. Salam,

  3. Hmm, wingi neng Solo gur 1 jam. Yo mung iso nyawang thok


    Telpon tengkleng Yu Tentrem dianter nggak sampe setengah jam. Kecuali kalo mampirnya Solo dari langit, alias ndelok kuto Solo seko pesawat…. hehehehe……

  4. tempe,tahu makanan Indonesia tapi bahan improt dari Amerika !
    keren pisan euy..
    mas,Cibinong ada wisata kuliner opo? sekalian mampir…


    Ehmmm, ada tapi aku ora rekomen. Kalau mau teh ginastel (legi panas kenthel) dan es teh enak, terus susu jahe nendang ada…. di rumahku. Hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s