Mudik Kuliner (3) : Sate Buntel Tambak Segaran, Nyamleng Tenan!


sate buntel tambak segaran solo (2)

Bisa disebut inilah legenda sate di Solo. Lim Hwa Youe merintisnya sejak 1948. Kini, anaknya, Eko Lim yang meneruskan usaha sate buntel ini. Disebut sate buntel karena berisi daging kambing cincang dan bumbu yang dibungkus (buntel) lemak perut kambing.

sate buntel tambak segaran solo (1)

Usai dibakar di atas arang kayu (bukan arang batok kelapa), buntelnya dibelah, dikucuri kecap – kecap ini, kata Eko kepada saya saat mudik Lebaran lalu, jenisnya lain dengan kecap di pasar. “Kami buat sendiri dan lebih encer dibanding kecap biasa,” kata dia.

sate buntel tambak segaran solo (4)

Satu porsi berisi dua buntelan daging. Harum bakaran sate buntel sudah menyebar sejak bara api membakarnya perlahan. Begitu terhidang di meja dalam keadaan buntel terbelah adu..adu…aduuuh…..ambune membikin ngeces. Langsung diiris, disendok, dan diemplok. Nyamleng tenan!

Lalu mana fotonya waktu dimeja? Saking terbius pesona si buntel saya lupa memotretnya. Pas inget, pas satenya entek! Hehehe….

Harga satu porsi buntelan legendaris ini jenisnya. Sate buntel campur Rp 19 ribu, buntel murni Rp 25 ribu.

sate buntel tambak segaran solo (7)

Lokasi warungnya di daerah Tambak Segaran, Jalan Sutan Syahrir Nomer 39, Widuran, Solo. Selain di Solo, kabarnya juga membuka cabang di Yogyakarta. Soal ini, Pak Eko tak mau berpolemik. Katanya ,” Sate buntel itu ya di sini.”

Bagi saya sendiri paling afdol ya sate buntel yang ada di Widuran itu. Rasanya nggak berubah sejak almarhum eyang saya menjadi pelanggan lebih dari dua dekade silam. Nyamleng to?

10 responses to “Mudik Kuliner (3) : Sate Buntel Tambak Segaran, Nyamleng Tenan!

  1. mas, terima kasih atas sate buntel tambak segarannya, saya cah solo asli deket situ, Jogobayan, jadi memori…dulu suka mbeli tengkleng dan gule di situ, dari jaman dulu sate tambak segaran memang o ye..,
    numpang minjem fotonya ya om.., makasih

  2. Buka en tutup jam berapa ya. Pls nomor telepon dong…


    Buka siang jam 11-an ampe 8-an malam. Telpon nggak punya mbak. Thx.

  3. wes kesel mas…. rencanane muleh seko yu tentrem arep lewat wonogori trus wonosari…. , gara2 ne nggoleki nganti 1,5 jam … akhire bablas jogja langsung😀 hahaha…

    eh agi mikir… kui buntele lemak opo yah kang??

  4. Wakakak… aku korban blog iki tenan…. , tadi sore habis beli sate buntel tapi sek cabang jogja om…
    regane 27.500 bawa pulang tanpa nasi sek bukan campur. Larange rek….. podo ro rego sate domba afrika neng jogja… cuma nek sate afrika luweh sitik porsi satene… makane disiriki sama mhs-mhs… hahaha….


    Piye rasane? Mantep to? Laaah wis tekan Yu Tentrem kok ra neng sate buntel Tambak Segaran sisan?

  5. Widurn kuwi antara prapatan warung pelem tekan pasar legi yo kang Adi, ngendine jalan Arifin


    @ LekDjie dan Maskur, Widuran kuwi cedak prapatan pasar legi mas. Prapatan Luwes (mboh saiki ijik pora Toko Luwes, wingi ra sempat nggatekke). Nek seko prapatan warung pelem lurus ngulon, pertigaan setabelan lurus ngulon maneh, kiro-kiro 200 meter ketemu sate buntel, kiwo dalan.

  6. Mantap nih sate buntel …. sampai sekarang agak susah cari sate jenis ini di jakarta (he he belum bicara soal enaknya lho … baru carinya sudah susah … sempat ketemu di casablanca tapi pas datang lagi habis buntelnya…)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s