Kisah Masjid yang Hilang


Secara tak sengaja saya menemukan artikel soal masjid yang hilang di sini. Uniknya masjid itu ditemukan kembali melalui mimpi pada 1999 silam. Adalah Hasan bin Ali, warga Indonesia keturunan Hadramaut yang mendapat mimpi dari Abu ‘Alamah, seorang ulama sohor asal Hadramaut yang pernah mengembara dan bermukim di Jawa pada abad 19.

Di berita itu memang tidak dibahas lebih jauh soal kisah penemuan dan pembangunan  masjid itu. Juga tidak disebutkan secara pasti nama masjidnya dan lokasinya. Di situ hanya disebut Masjid Gebang, dekat Pelabuhan Cirebon. Begitu pula foto terbaru Masjid Gebang tidak ditampilkan.

Saya maklum, karena kepentingan dan angle berita dari pengelola media memang tidak fokus ke sejarah Masjid Gebang itu. Tapi lebih mengupas kaitan kesinambungan sejarah masa lalu dan kekinian.

Jadi bagi yang mengharap cerita religious yang menyerempet hal-hal gaib siap-siap saja kecewa. Bagi saya pribadi, kisah penemuan dan pemakmuran masjid itu menjadi pertanda dari Allah SWT: tetenger (pengingat) manusia, masa lalu dan sejarah yang baik, jangan pernah dihapus dari muka bumi.

Demi pengingat itulah, saya googling kesana-kemari tidak menemukan foto Masjid Gebang itu. Itulah kenapa tulisan ini tidak disertai dengan foto. Sempat terlintas untuk menampilkan foto sebuah masjid sebagai ilustrasi. Tapi hati kecil saya berkata tidak. Menunggu sampai ada foto asli masjid itu.

Mungkin brother ada yang pernah memotret Masjid Gebang itu? Dengan senang hati saya terima, dan Insya Allah saya unggah di blog ini. Salam,

Iklan

5 responses to “Kisah Masjid yang Hilang

  1. InsyaAllah itu benar, dan gebang yg dimaksud bukan di surabaya, tapi di daerah tegal yang disitu terdapat makam seorang waliAllah. Habib Hasan bin Ali Alathas pekalongan anak seorang wali yg memberikan amanah kepada seorang ustadzah keturunan hadramaut juga supaya menghidupkan masjid tersebut dengan acara maulud tiap tahun, jadi mungkin yg dimaksud adalah terbengkalainya masjid tersebut sementara di masjid tersebut ada makam seorang waliAllah yg perlu di rawat. dari mimpi habib Hasan bin Ali itulah sekarang masjid tersebut jadi tujuan para peziarah dari dalm maupun luar negeri. insyaAllah seperti itu ceritanya.

  2. Ping-balik: Kisah Masjid yang Hilang·

  3. ehem.. emang ada masjid yang hilang? kalo misal dibilang ngumpet, mungkin lebih kena maksudnya..

    Mas Billy, jika saya menggunakan kata “ngumpet” berarti “si masjid” memang berusaha menyembunyikan diri dong? Dalam artian, bangunan itu mempunyai kehendak untuk tidak terlihat. Apa seperti itu?

    Sedangkan kata “hilang” itu merujuk pada upaya sengaja atau tidak sengaja orang atau sekelompok orang untuk “menghilangkan” keberadaan masjid itu. Jadi bukan bangunannya yang “berupaya hilang”. Tapi, mungkin, pada saatu masa itu, masyarakat “melupakan” keberadaan bangunan masjid itu.

    anyway, kalo misal dikasih petunjuk ituh.. ya baguslah.. berarti emang kita masih disayang oleh ALLAH SWT dengan cara diberi informasi mengenai hal yang seharusnya kita rawat

    Setuju.

  4. @nadi
    sungguh,kalo daerah gebang itu daerah seputar ITS,Surabaya.Ada Gebang Kidul,Gebang Lor,Gebang Putih.Kalo masjid juga bertebaran.tapi sepertinya gak ada kisah itu..
    (ngelawak mode on)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s