Kyai Prabayar


kyai prabayar

Saya tak bisa ngaji. Baca huruf Arab pun gelagapan. Saya juga tidak tahu kadar keimanan berapa persen. Apakah condong ke akhirat atau alam fana. Atau tidak dua-duanya. Biarlah itu menjadi rahasia Ilahi. Saya hanya berdoa agar Allah SWT selalu menjaga keimanan saya sesuai ajaran yang disampaikan melalui Rasululloh SAW.

Semalam saya mendapat cerita yang membuat saya terenyuh. Dikabarkan, demi  “mengobati”  si fulan agar kembali ke jalan lurus, bertemulah family si fulan dengan seorang yang diklaim ulama, ustad, kyai, atau sebutan-sebutan terhormat lainnya.

Sang kyai, ujar si pengabar, setelah mendeteksi ini-itu, mediasi dengan “roh” si fulan, kerasukan “arwah” leluhur, menyatakan bahwa si fulan sudah dalam kondisi kronis secara kejiwaan dan keilmuan. Itu karena, menurut si kyai dan pengakuan si fulan, telah belajar ilmu yang melenceng dari tuntunan Allah SWT.

Guest what? Untuk menyembuhkan si fulan, pak kyai meminta biaya operasional mencapai Rp 5 juta! Oalaaaah! Pak kyai itu kok malah mirip kartu perdana ponsel: prabayar! Mending kartu perdana beneran, ketahuan wujudnya, beli langsung bisa halo-halo. Lha ini?!!!!

Yang saya heran itu, menurut info dari si pengabar, handai taulan si fulan kok ya sepertinya “merestui” proposal prabayar si kyai itu. Padahal, secara ilmu agama, para sanak kadang itu lebih tahu dan faham. Saya menduga, karena kondisi mental keluarga yang sedang down akibat ulah si fulan, maka “bius” berbalut religius itu gampang masuk.

Sebagai orang yang awam masalah agama saya hanya memberikan masukan kepada si pengabar: kalau minta sesuatu itu mbok langsung ke Allah SWT. Pasti dikabulkan. Seperti yang dijanjikan Allah SWT di Surat Al-Mu’min ayat 60 :

“Dan Rabbmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku,niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”

Bolehlah meminta nasehat kepada ustadz, kyai, atau ulama, namun tetap niatnya adalah memohon pertolongan kepada Allah SWT. Saya berdoa semoga si fulan cepat mendapat hidayah dari Allah SWT dan keluarganya diberikan kekuatan iman dalam menghadapi cobaan. Amiiin.

Bagaimana sobat? Pernahkah brother sekalian menjumpai  kyai prabayar? Atau justru paskabayar?

Iklan

7 responses to “Kyai Prabayar

  1. To @kuro22id
    commen kamu syirik, Allah SWT mahatahu maha sgala kebaikan, tanpa bntuan siapapun tahu(dlm hal ini obyeknya manusia), dr yg brhti busuk maupun mulia dmanapun brada. Patutkah Allah SWT memerlukan perantara? Gubrnur, prsiden dll, adlh makhluk tdk tahu sifat tamunya yg akn datang jadi ada ktakutan atau kkawatiran baik dr dirinya maupun bwhnya jdi prlu prntara biar tentram. Apakah Allah SWT sama dgn gubernur? Klo jwbn tidak, istighfarlah! Allah maha tahu, dulu, skrg dan akn datang, kenapa pake prntara (kyai) yg nasibny sndiri tdk tahu bhkn jiwanya pd genggamanNya? Berusaha, Berdo’a (lgsung pd Allah), bertobat ats sgl dosa, Ins Allah psti Allah kbulkan.

  2. Pake dikredit bisa ga mas,he3x…
    Ternyata ada juga yg begituan to..
    Pak nugroho aslinya orang mana ya?Salam kenal dr wong tasikmadu..

    Saya asli Sala mas.

  3. @nadi
    maksud sampeyan ada yang kerasukan karena belajar ‘ilmu’?benernya hal itu memang ada, dan memang bisa dikeluarkan.tentu saja dengan ahlinya yang tahu soal agama dan bisa dipercaya.pada umumnya,’jin’ yang merasuk ada dalam darah kotor manusia.
    cuman dengan 5 juta rupiah,hmm..kemahalan sepertinya..

  4. minta kesembuhan koq lewat perantara, orang-orang yang seperti itu tanpa disadari sudah berbuat musyrik, dan ALLAH SWT menjanjikan kepada orang-orang musyrik itu tidak akan masuk syurga baik musyrik besar atau kecil

  5. Sama seperti kalo kita pingin sesuatu ke presiden nggak mungkin langsung kirim surat langsung nyampe ke presiden, pasti ada para mentri dahulu. Fulan sama seperti mentri, tp kita harus tau fulan mentri yg matrealistis atau sosialis.

    Emang untuk urusan “Yang di Atas” ada Menhub ya mas? Hehehehe…..

  6. klo urusan sakit, saia lebih sering dengar dan alami tentang rumah sakit prabayar..
    apa iya itu yg diikuti para orang pintar itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s