Angin Kecil Membuat Saya Menjadi Kerdil


Minggu siang menjelang dhuhur. Saya asyik dengerin Lee Ritenour, album DVD Overtime. Mendadak langit gelap. Angin kencang menerjang diiringi butiran air hujan. Sontak saya matikan TV, DVD player, dan cabut kontak listrik dan antena. Rombongan bayu yang bertamu itu tak lama berlalu. Sekitar 10 menitan. Saya tengok asbes di atap belakang melorot. Usai memasang kembali asbes, saya termenung. Siang itu Allah SWT berkenan menjadikan komplek saya sebagai alur angin. Untuk beberapa saat saya terdiam. Angin kencang yang kecil itu mampu membuat saya merinding. Manusia memang tak pantas berlaku sombong di muka bumi ini. Astagfirullah.

2 responses to “Angin Kecil Membuat Saya Menjadi Kerdil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s