Nikmatnya Riding on the Rain


Nggak tahu kenapa saya sangat suka naik motor sambil hujan-hujanan. Sensasinya itu yang tak dapat diwakili kata-kata. Seperti Jumat pagi ini, air dari langit mengepung segala penjuru. Motor dalam kondisi prima, panasin dikit, pakai rain gear, dan…sekalian coba helm baru.

Dari rumah hingga kawasan Lenteng Agung hujan bertambah deras. Lalu lintas cukup sepi. Mungkin orang-orang (yang naik motor) pada males berangkat. Tapi itulah keuntungannya riding on the rain, jalanan sepi. Kecepatansaya jaga kurang dari 50 km/jam. Gak asyik dong nikmatin hujan sambil ngebut. Tapi pada dasarnya saya nggak suka ngebut.

Helm baru punlumayan oke untuk menembus derasnya hujan. Berbeda dengan helm lama yang musti

saya buka beberapa mili agartak berembun.

Nah, helm baru ini ventilasinya cukup besar di bagian depan, jadi tanpa buka kaca, udara dapat

bersirkulasi dengan baik. Tentunya ventilasi yang di atas saya tutup rapat. Kalo tidak yang balaclava bisa teles kebes.

Eh, ini crita soal nikmatnya mandi hujan bermotor atau soal helm? Pokoknya mandi hujan bermotor itu nikmat.

Apalagi pakai helm baru.

Iklan

2 responses to “Nikmatnya Riding on the Rain

  1. saya lebih suka naik motor saat hujan deras ketimbang habis hujan, hehehe. orang doeloe bilang, itulah seni-nya naik motor. setuju, mas. memang ada kenikmatan tersendiri saat naik motor hujan-hujanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s