Apa yang Anda Lakukan?


Terus terang saya geben (gemes bin benci) ama pengendara motor yang suka melawan arus. Tiap hari saya menyaksikan mereka (pengendara pelawan arus/PPA) itu – dengan wajah tak bersalah, gas digeber-geber, dan lampu depan di setel lampu jauh – meluncur tanpa beban.

Setiap malam saya selalu melewati Jalan Raya Lenteng Agung – Depok. Nah, lokasi favorit para PPA itu di jalur satu arah sehabis stasiun LA, kawasan Gardu, hingga mendekati Pasar Ikan. Di situ sering kali PPAer “uji nyali”.

Masih mending satu motor, kadang 2-3 motor melawan arus. Saya pernah hampir celaka gara-gara PPA tolol itu. Sudah melawan arus tanpa lampu lagi. Edan! Ketika jalan sedikit menikung di jalan cabang Gardu (otomatis pengendara dari arah LA terkena blind spot). Dan saya pikir wong itu jalan searah pasti gak ada kendaraan di depan dong?

Tiba-tiba meluncur motor cukup kencang dari depan melawan arus, tanpa lampu lagi! Saya kaget, dan langsung rem seketika. Untung kecepatan tak terlalu tinggi, sekitar 60 kilometer perjam. Saya cuma bisa memaki dalam hati, sambil rada gemetaran ini tangan.

Dari pengalaman itu, kini setiap saya menemui para PPA selalu saya peringatkan dengan klakson dan lampu jauh. Hanya itu yang bisa saya lakukan. Berharap dari pak polisi, susah. Karena mungkin menganggap bukan persoalan besar. Kalau mau turun tangan sendiri, lebih repot, bisa dituduh main hakim sendiri.

Kalau Anda sendiri apa yang dilakukan?

Iklan

3 responses to “Apa yang Anda Lakukan?

  1. nah ini sih sering banget apalagi di jalan masuk ke Pasar Palmerah.. terutama pagi hari.
    tapi.. yang di sini justru polisinya yang terkadang nyuruh lewat situ.
    soale jalan yang serah memang macet nya minta ampun.. pake sepeda pun gak ketembus kali.

  2. hhhmmm …. ini dah kadung jadi habit karena ketidak tegasan aparat jika ada di situasi tersebut. Sing waras ngalah dengan mengambil lajur agak ke tengah. Syukur2 punya dimensi motor yang besar jadi jangan takut beradu stang atau box … ini pernah gue coba lakukan tapi sayang stang gue justru tipis menerpa pembonceng .. bukan pengendaranya … shittt ……… hehehehhehe .. dan jangan lupa klakson yg kencang saat berhadap2an

  3. saya juga sering tuh bro ketemu sama yang begituan, pernah di satu kejadian saya beradu argumen dengan PPA tsb, lantaran saya dengan sengaja ingin memberitahu dia kalo itu membahayakan pengendara lain, tapi yg saya lakukan adalah dengan mem blok jalan si PPA tsb, memang sih terlalu beresiko buat saya dan si PPA dungu itu, saya bilang kalo dia membahayakan orang lain, tau apa yg dia bilang? “ahhh…..ini sih dah biasa mas kalo dijalan, lo aja yg b**o dah tau ada motor lewat malah lo palangin, dasar g****k”.
    akhirnya saya cuma bisa diam sambil berpikir “sudah separah itukah mental pengendara motor di Jakarta ini?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s