Motor Egois


Β motor-egois.jpg

Tak sengaja ketemu sama motor berbuntut aneh ini di depan kantor. Belakangnya dibikin jungkit (mungkin niru ekornya Ducati Desmosedici tumpakannya Stoner). Keren? Nggak juga. Justru malah berbahaya bagi pengendara lain. Lagi pula nggak safety.

Kok bisa? Lha pasti, kalo pas hujan, cipratan air dan lumpurnya bakal kemana-mana dan menjulang tinggi. Biker dibelakang pasti ngamuk-ngamuk, karena muka dan badan bagian depan coreng-moreng kena cipratan air kotor.

motor-egois2.jpg
Bisa-bisa biker dibelakangnya celaka gara-gara sibuk ngindarin cipratan air. Atau kena lobang karena kaca helemnya buram kena siraman lumpur. Nah bahaya khan?

Juga nggak safety. Gimana bila biker dibelakangnya nggak terima, terus Anda (yang empunya motor buntut nungging) dikejar, lalu kepala Anda ditoyor? Kemudian terjadi adu siatsu di jalan? Lebih nggak aman khan?

Itulah. Mbok jadi biker itu jangan egois. Apa yang melekat di sepeda motor sejak awal itu sudah diperhitungkan pabrikan secara cermat, termasuk ukuran dan sudut kemiringan rear fender (spakbor belakang) standarnya. Modifikasi juga nggak haram dilakukan, tentu dengan tidak mengesampingkan keselamatan diri dan orang lain.

Masih banyak contoh motor egois yang beredar di sekitar kita. Misal ; lampu belakang merah diganti mika putih ; spion standar diganti super mini atau malah dicopot ; knalpot yang sudah dilengkapi katalis dilepas, diganti congor gajah, dan sebagainya. Banyak banget.
Ya karena baru sempat memfoto motor nungging, ya dia muncul duluan. Dari pada nulis tapi nggak ada fotonya, ntar dikira ngapusi? Lagi pula susah moto-moto sambil numpak motor. Bisa cilaka saya kalo nekat jeprat-jepret sambil ngegas.

Iklan

4 responses to “Motor Egois

  1. Motor gue sih dibikin kayak gini plus single seater jadi bener2 egois he he he.

    tapi setidaknya kalo jalanan basah, gue gak pernah bawa tuh motor jalan. sayang euy hujan2an, lagian selain rider belakang kena semprot. baju belakang kita nya juga kena kan.

  2. hehehee … modifikasi ringan tapi tidak dipertimbangkan efeknya. Spatbor standar pabrikan saja masih ada yang bikin cipratan ke belakang apalagi telanjang kayak gini

    respect road rules .. respect others

  3. Itu bukan hanya perkara modifikasi, cara berkendara yang egois juga mesti diperbaiki. Oke deh kalau membahayakan orang lain, tapi kadang2 yang terjadi adalah membahayakan diri sendiri, misalnya motor mendahului dari sebelah kiri mobil yang sedang berbelok kiri, atau nekat nyempil di depan mobil yang sedang jalan maju 😦 *wah jadi curhat*

  4. Iya…. mas udah motornya bikin cipratan yang bikin kotor badan juga menjalankan motornya yang gak pernah mikir sama pengguna yang lain termasuk pejalan kaki. Kadang trotoar tuk pejalan kaki dipakai juga krn kpengen buru2. Udah motornya banyak gaya ditambah merugikan pejalan kaki apalagi yang mau nyebrang, motor seperti gak mau ngerem deh. Capek motor itu, bikin aku susah nyebrang dan berjalan. Huh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s