Rumah yang Menari

3 November 2009

aceh_bat_2006 (1)

Apakah yang tradisional selalu tersingkir dijegal gaya modern? Yang baru kudu menggusur old model? Mari merenung sejenak. Seringkali segala sesuatu yang lama itu dibilang kuno, jadul, udik, ndeso. Tapi acap kali justru style tradisional itulah yang dalam beberapa situasi menyelamatkan manusia dari ganasnya alam.

Baca entri selengkapnya »


Helm Masa Depan

28 Oktober 2009

helmet_lights_display_w450

Iseng nyari model helm-helm unik. Ada helm trail yang dilengkapi lampu sorot. Cocok bagi rider petualang yang butuh penerangan tambahan. Coba cek di sini untuk lebih lengkapnya. Hanya, saya agak sedikit bingung cara masang lampu-lampu itu. Memang disediain braket. Tapi sepertinya braket itu kudu “dibor” di cangkang (shell) helm. Kalau helmnya muahaaaal apa tega ngebooor?

HELMET_468x608

Ada pula helm pilot yang dilengkapi sensor di sebagian besar muka helm. Jadilah tampang helm itu mirip sosok alien ala film Holywood. Kabarnya sih, sang pilot bisa melihat secara lebih jelas situasi di luar pesawat. Citra gambar akan mengikuti sesuai gerakan kepala sang pilot. Ya mirip-mirip fungsi spion itulah. Cuma, spion yang ini bisa menerawang ke semua penjuru medan.

Nah, kalau dibawah ini, apa bisa disebut helm masa depan?

Baca entri selengkapnya »


Mudik Kuliner (7) : Brambang Asem, Jlegor Sambal Pedas Manis. (Update)

27 Oktober 2009

brambang_asem_solo.jpg

Inilah jajanan tradisional Solo. Penjualnya biasa beredar dari kampung ke kampung dengan tenggok (bakul gendong). Satu porsi (pincuk daun pisang) ditawarkan seribuan. Brambang asem ini terdiri dari daun kangkung tela (daun ketela, jlegor dalam Bahasa Jawa), yang dikukus setengah matang. Lalu di atasnya diguyur sambal cair yang rasanya manis pedas.

Baca entri selengkapnya »


Tamu yang Seharusnya Mampir

26 Oktober 2009

ROSSI06.original

Minggu siang yang ramai. Blitz Megaplex di Hotel Indonesia Kempinsky serasa parkiran berbagai klub motor. Pelataran parkir gedung pun penuh kuda jantan buatan Jepang, India, dan (mungkin) Italia. Ah, keramaian khas pemuja MotoGP.

Di dalam gedung, seorang rekan, berbisik sambil memaki, “Seharusnya MotoGP digelar di Indonesia. Kita lebih punya segalanya dibanding negara tetangga itu.” Kalau saja lampu hijau start belum menyala, sang teman pasti sudah nyerocos kemana-mana. Membandingkan ini-itu, sana-sini, bisa ini-bisa itu….

Baca entri selengkapnya »


Tentang Memilih Jalan

23 Oktober 2009

semarang_jalur_mudik2009

“Lewat jalur kanan saja mas. Kalau malam nggak ada polisi. Nggak bakal ditilang.”

Jlep! Haep…haep…

Itu saking susahnya menelan ludah. Saya semakin faham jika ketakutan dan kesadaran itu berdiri di lapangan yang berbeda. Di satu sisi sekelompok orang merayakannya dengan suka rela dan suka cita. Dengan spirit menyala mengabarkan kesadaran itu dari kampung ke kampung, dari bilik satu ke kamar lain.

Sementara di seberangnya, berjuta orang menghadapinya dengan was-was. Takut ditilang.

Baca entri selengkapnya »