Komposter Jerigen


komposter pak banu (1)

Tidak ada yang tak mungkin bagi orang kreatif seperti Pak Banu. Usai mengikuti pelatihan 3R yang digelar Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor, awal Mei lalu, dia segera berkreasi. Jerigen bekas minyak goreng kapasitas 20 liter dibuat komposter cair dan padat. Kaleng cat 5 galon diubah menjadi komposter mini khusus untuk dapur. Pipa PVC bekas tak luput dipermak menjadi saluran udara.

Komposter jerigen, selain menampung sampah organik dapur, bagian bawahnya disediakan ruang untuk menyimpan cairan hasil fermentasi sampah organik dengan MOL atau EM4.

komposter pak banu (2)

Jika cairan telah cukup banyak dapat diambil untuk dijadikan pupuk cair atau starter kompos. Sebelum dimasukkan kedalam komposter, bahan organik ditiriskan dahulu. Kemudian jika dalam proses pengomposan masih terlalu basah, dapat ditaburi serbuk gergaji atau sekam.

komposter aerob mini pak banu

Sedangkan komposter mini dari kaleng cat, menurut pria yang tinggal di Perum Puspa Raya, Jalan Baru, Cibinong, Kabupaten Bogor, ini, didesain untuk menyimpan “sementara” sampah organik dapur.

komposter aerob mini pak banu (2)

Maksudnya, jika suatu ketika agak malas memindah sampah dapur ke komposter utama, maka dapat disimpan dahulu di komposter mini. Kucing, tikus, dan serangga pun tak lagi bisa mengorek-orek sampah sisa dapur.

komposter aerob mini pak banu (4)

Bagaimana? Tertarik?

About these ads

24 responses to “Komposter Jerigen

  1. kreatif bener pak, kalau tentang pengolahannya saya sedikit mengerti namun cara membuat composternya baru kali ini saya mengerti setelah liat contoh diatas, sebelumnya padahal saya mau beli Compester Project Merah Putih sama Pak Melando Tampubolon tapi setelah liat contoh yg diatas sepertinya saya lebih baik buat sendiri untuk percobaan pertamanya…sekalian penghematan biaya pak..hehe
    makasih sebelumnya atas info yg sangat bermanfaat ini pak..
    salam sukses

  2. Kereeeen,, slm kenal, kebetulan mau pindah ke rumah baru dan berniat untuk melaksanakan cita2 memiliki kebun organik buat dapur sendiri,,, :D
    Dan info yg sangat pas :D Trims

  3. pak saya juga mau ikut belajar . .
    kebetulan saya lagi banyak waktu kosong . . sayang kalo gak di pergunakan hal” yang bermanfaat . .
    rumah saya di Dramaga dekat kampus IPB . .

  4. maaf pak saya mo tanya… kemarin saya membuat mini komposter dari bekas kaleng cat alhamdullilah berhasil mengolah sampah dapur dlm waktu 21 hari.. yang menjadi kendala utama saya adalah proses pengoposan yang terlalu lembab sehingga menimbulkan bau tak sedap… kira2 apa penyebabnya ya pak.. mohon petunjuknya pak.. krim ke email saya dhielopevk@gmail.com atau sms ke no 085211754016

  5. Assalamualaikum.. Pak.. Mau ikut belajar untuk ngolah sampah juga.. Saya tinggal di bojonggede, boleh tau alamat lengkapnya pak.

    • Silakan belajar bersama-sama mas. Saling berbagi. Sedekah ilmu.
      Ini koordinat lokasi rumah saya. Silakan klik, dan lihat panah hijau. Peta Googlemaps dalam mode satelite.
      Salam,
      Alamat lengkap saya kirim via email :-D

  6. bapak yth
    pak saya mahasiswa yang sedang melakuka pengabdian k masyarakat..
    sya mau tanya apa bapak memprodukdi alat ini untuk dijual????
    bagaimana saya menghubungi bapak????

    • Halo, Saya mengenal produk BOR BIOPORI dan saya lihat hal ini mungkin berguna untuk anda.

      ——————————————————-
      CV EPRISTARI – 021 93829785 / 0816 1607263 (Bpk PRIMADIA)

      Biopori bor tangan, Takakura-Komposter, Pencacah Sampah Organik (Mini untuk rumah tangga 1-2 kg/jam, Kecil 15-100 kg/jam, Sedang 300kg/jam, Besar >600 kg/jam) dapat diperoleh di CV.EPRISTARI.
      Alat pencacah sampah organik harga mulai dari Rp.750.000/unit. Untuk informasi selengkapnya, silahkan ke

      http://cv-epristari.blogspot.com/

      http://www.indonetwork.co.id/CV_EPRISTARI/profile

      Selain itu tersedia juga alat atau instrumen laboratorium seperti Mikroskop++ dengan digital multimedia, timbangan analitik, dsb.

      CV. EPRISTARI
      Taman Pdk Cabe Blok C3/5-7 Ciputat-Pamulang 15418 Jkt
      Telp.: 021 9382 9785 / 0816 160 7263
      email : epristari@gmail.com

  7. Dear sir,
    This is Jason Cha who work for Anaheim Korea Limited on president.
    I have interested your komposter item.
    Please let us know more information about komposter.
    Looking forward to hearing from you soon.

    Best regards
    A.K.L.
    Jason Cha

  8. Ass…
    1. Pak berapa perbandingan sampah organik yang sudah dirajang kecil-kecil dengan MOL sebagai campurannya, pada media komposter jerigen kapasitas 20 Kg?
    2. Apakah perlu dilakukan pengadukan pada media komposter jerigen yang sudah di beri saluran udara seperti yang bapak contohkan dalam gambar?
    Terimakasih…

  9. Saya sangat tertarik dengan kreatifitas anda, dan saat ini saya juga dalam proses pembuatan komposter yang se efisien mungkin.
    Tolong komposter yang dengan kaleng bekas cat yang 25 KG apa juga harus diberi pipa saluran udara yang konstruksinya seperti terpasang pada komposter jerigen


    Mas Hendro, pipa udara sebaiknya dipasang, karena komposter ini jenis aerob (memerlukan udara). Salam,

  10. Apakah di tempat Bapak memproduksi jerigen yang terbuat dari kaleng dengan kapasitas 20 liter, kami sangat membutuhkannya.

  11. Wahhh blognya keren sekali…. Beberapa waktu lalu saya sempat pengin bikin komposter tapi belum dapat contekan. Ini bener-bener inspirasi sekaligus contekan buat saya hehehe. Apik tenan …

  12. wah kreatif sekali…. kayanya mirip2 komposternya pak sukamto ya…
    Udah coba mas? bisa utk sampah daging/protein gak?

    Belum dicoba, untuk pajangan pameran 3R, Sabtu lalu. Dari konstruksinya, kok, saya yakin ini bisa juga untuk sampah organik protein. Sebaiknya juga disemprot MOL/EM4, dan ditaburi sekam/serbuk gergaji/kompos jadi.

  13. Om, aq masih g’ ngerti konsep nya, Buat apa an sih ntuh alat?… :D

    Mas Rahmat yang baik, komposter itu untuk membuat kompos yang bahannya dari sampah organik rumah tangga. Begitu mas, semoga kedainya laris ya? Salam.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s